Beton Berpori (Porous Concrete)

Salah satu cara mendukung terciptanya konstruksi yang berkelanjutan (sustainable), adalah dengan pembangunan yang tetap bisa menjaga ketersediaan air. Beton konvensional untuk aplikasi permukaan jalan, halaman rumah, dan carport (area parkir mobil di rumah) umumnya menutup peresapan air ke dalam tanah, karena permukaanya yang padat.

Solusinya dapat dengan material beton berpori (porous concrete) yang bisa menyerap air. Tipe beton dengan porositas yang tinggi ini tetap memungkinkan air merembes dan terserap ke dalam tanah, sehingga mengurangi juga run off atau limpasan air dari bangunan ke saluran lingkungan.

Beton terbuat dari agregat atau batu kerikil besar yang hampir sama ukurannya dari hasil penyaringan. Agregat diaduk dengan campuran beton berupa semen tanpa kandungan pasir dan tambahan zat perekat.

majalah.housing-estate.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s