Review Buku

 

Judul Buku: Rekompak “Membangun Kembali Masyarakat Indonesia Pascabencana”

Penerbit : Multi Donor Fund untuk Aceh dan Nias dan Java Reconstruction Fund

Tahun Terbit : 2012

Membangun Kembali Masyarakat Indonesia Pascabencana

 

Indonesia adalah salah satu negara yang paling rawan bencana di dunia. Negeri ini berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik dan memiliki tingkat keterpaparan yang tinggi terhadap aktivitas seismik. Indonesia merupakan negara tertinggi dalam data statistik terkait gunung berapi. Disamping itu, Indonesia kerap mengalami gempa bumi dan tsunami, tanah longsor, banjir, dan kebakaran hutan. Salah satu bencana besar yang dibahas dalam buku ini adalah gempa bumi dahsyat yang menghantam Yogyakarta dan Jawa Tengah serta Aceh dan pulau Nias di provinsi Sumatera Utara.

Hal utama yang perlu diperhatikan sebelum pembangunan pascabencana Yogyakarta-Jawa Tengah, Aceh dan Pulau Nias diantaranya (a) mengoordinasikan tanggap bencana dan rekonstruksi perumahan, (b) mengoordinasikan bantuan rekonstruksi dan membangun kembali perumahan korban bencana serta (c) melakukan pendekatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Masyarakat dan Permukiman Berbasis Komunitas (Rekompak). Dalam bahasa Indonesia, Rekompak berarti “berkumpul kembali,” dan meningkatkan kekompakan dan menjadi kuat kembali. Nama Rekompak mewujudkan semangat berbasis masyarakat dan menangkap intisari dari proyek yang berupaya membangun kembali kehidupan dan masyarakat (hal. 58).

Dengan menganut prinsip-prinsip penduan Rekompak (kemandirian dan pemberdayaan, pengambilan keputusan inklusif, transparansi dan pertanggungjawaban, konstruksi tahan gempa berkualitas, solusi masalah lokal yang sesuai dengan budaya setempat, mendukung pemulihan ekonomi daerah, menyertakan  pengurangan resiko bencana ke dalam desain dan pelaksanaan, fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi dan kemitraan berdasarkan kepercayaan), langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melaksanakan pendekatan Rekompak sebagai berikut:

  1. Rencana rekonstruksi rumah dalam keseluruhan kerangka kerja rekonstruksi
  2. Penilaian perumahan dan pengidentifikasian masyarakat yang memenuhi syarat
  3. Perencanaan peruntukan tanah
  4. Investasi pendampingan fasilitator

Memasuki inti program Rekompak yaitu “Perencanaan Pemukiman Masyarakat,” yang prosesnya meliputi: penyebaran informasi, pembentukan komite sukarelawan, survei komunitas, pembentukan kelompok dan komite perumahan, persiapan Rencana Pembangunan Pemukiman (RPP),  lalu RPP diajukan kepada Wali Amanat Desa untuk disetujui. Selain itu juga memercayakan dana rekonstruksi kepada masyarakat, dengan cara membuka rekening masyarakat, kemudian mencairkan dana yang berupa hibah perumahan dan hibah infrastruktur masyarakat yang disertai dengan transparansi dan pertanggungjawaban.

Pendekatan Rekompak selanjutnya adalah membangun rumah dan infrastruktur masyarakat. Rekonstruksi rumah berbasis masyarakat contohnya proyek-proyek MDF dan JRF. Masyarakat mengelola keseluruhan proses rekonstruksi perumahan dengan dukungan para fasilitator. Proyek-proyek Rekompak MDF dan JRF merehabilitasi atau membangun kembali lebih dari 30.000 ribu rumah dengan menggunakan pendekatan berbasis masyarakat di Aceh dan Jawa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s